Menu Close

Ketahui Cara Kerja dan Efektivitas dari Vaksin PCV

Ketahui Cara Kerja dan Efektivitas dari Vaksin PCV

Vaksin PCV adalah vaksin pneumokokus yang dapat melindungi terhadap infeksi pneumokokus yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae dan berpotensi fatal karena dapat menyebabkan pneumonia, keracunan darah (sepsis) dan meningitis. Bakteri tersebut juga dapat menyebabkan kerusakan otak secara permanen. Vaksin PCV juga dikenal sebagai vaksin pneumonia. 

Rekomendasi Vaksin PCV

Semua orang bisa terkena infeksi pneumokokus. Akan tetapi ada beberapa orang yang memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit serius, jadi disarankan agar mereka diberi langkah pencagahan infeksi penyakit.

Orang yang direkomendasikan mendapat vaksin PCV yaitu:

  • bayi
  • orang dewasa yang berusia 65 tahun ke atas
  • anak-anak dan orang dewasa dengan kondisi kesehatan yang berdampak pada jangka panjang tertentu, seperti kondisi jantung atau ginjal yang serius.

Bayi pada umumnya diberikan 2 dosis vaksin PCV, yaitu pada usia 12 minggu dan pada usia 1 tahun. Orang yang telah berusia 65 tahun ke atas hanya membutuhkan satu kali vaksinasi pneumokokus. Vaksin  jenis ini ini juga tidak diberikan setiap tahun seperti jab flu. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan jangka panjang, Anda mungkin hanya memerlukan satu kali vaksinasi PCV atau vaksinasi setiap 5 tahun, tergantung pada masalah kesehatan Anda.

Jenis Vaksin PCV

Ada dua jenis vaksin untuk pneumonia, yaitu:

  • Vaksin konjugasi pneumokokus atau PCV13
  • Vaksin polisakarida pneumokokus atau PPSV23

CDC merekomendasikan penggunaan vaksin PCV13 untuk semua anak di bawah 2 tahun dan orang berusia 2 tahun atau lebih dengan kondisi medis tertentu. Orang dewasa berusia 65 tahun atau lebih juga bisa mendapatkan vaksin PCV13 usai berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

CDC juga memberikan rekomendasi penggunaan PPSV23 untuk semua orang dewasa berusia 65 tahun atau lebih, orang berusia 2 hingga 64 tahun dengan kondisi medis tertentu, dan orang dewasa berusia 19 hingga 64 tahun yang merokok.

Cara Kerja Vaksin PCV

Kedua jenis vaksin ini bekerja dengan mendorong tubuh untuk memproduksi antibodi terhadap bakteri pneumokokus.

Antibodi merupakan suatu protein yang diproduksi oleh tubuh yang bertugas untuk menetralisir atau menghancurkan organisme dan racun pembawa penyakit. Antibodi akan mencegah Anda terkena sakit jika terinfeksi bakteri.

Vaksin untuk anak (PCV) dapat melindungi terhadap 13 jenis bakteri pneumokokus, sedangkan untuk dewasa (PPV) melindungi terhadap 23 jenis bakteri.

Efektivitas Vaksin PCV

Anak-anak dapat merespon dengan sangat baik terhadap vaksin jenis ini. Vaksin ini yang diberikan kepada anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua diperkirakan memiliki efektivitas sekitar 50 hingga 70%  dalam mencegah penyakit pneumokokus.

Kondisi yang Menyebabkan Seseorang Tidak Boleh Menerima Vaksin PCV

Terkadang, pemberian vaksin jenis ini harus ditunda atau dihindari apabila memiliki suatu kondisi medis tertentu, seperti:

Alergi Vaksin

Beri tahu dokter jika Anda atau anak Anda memiliki reaksi buruk atau alergi terhadap vaksinasi apapun di masa lalu. Jika ada reaksi alergi parah yang dikonfirmasi seperti anafilaksis terhadap pemberian vaksin PCV atau bahan apa pun, Anda mungkin tidak dapat diberikan. Akan tetapi, jika itu hanya reaksi ringan, seperti ruam, umumnya aman untuk mendapatkan vaksin ini.

Demam Saat Vaksinasi

Jika Anda atau anak Anda sedang sedikit tidak sehat pada saat vaksinasi, aman untuk mendapatkan vaksin. Akan tetapi jika Anda atau anak Anda sedang sakit parah misalnya demam dengan suhu tinggi dan merasa panas dan menggigil, maka lebih baik menunda vaksinasi sampai selesai sudah benar-benar pulih.

Kehamilan dan Menyusui

Vaksin PCV dianggap aman saat diberikan ketika sedang hamil atau menyusui. Akan tetapi, sebagai tindakan pencegahan, Anda mungkin ingin menunggu sampai Anda melahirkan jika Anda sedang hamil, kecuali jika manfaat dari vaksin ini lebih besar daripada risikonya bagi anak Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *