Menu Close

Tes Kesehatan Pra Nikah, Pentingnya Mencegah Thalassemia

Tes kesehatan pra nikah sangat penting ditempuh oleh pasangan. Salah satu manfaatnya adalah untuk mendeteksi dan mencegah potensi penyakit thalassemia.

Modern ini kesadaran kesehatan penduduk Indonesia semakin tinggi. Pasangan yang akan menikah umumnya menyadari pentingnya melakukan tes pranikah sebelum menjalani janji nikah atau tahap berikutnya.

Ada berbagai tes kesehatan yang akan ditempuh oleh pasangan, baik pria maupun wanita. Mulai dari tes kesehatan secara umum, tes urine, tes darah, hingga tes genetik.

Salah satu tes yang menggunakan sampel darah Anda adalah tes thalassemia. Tes kesehatan pra nikah ini sangat penting untuk mencegah penurunan thalassemia kepada anak. Mengapa begitu?

Apa itu thalassemia?

Thalassemia adalah kelainan darah yang diturunkan (melalui orang tua ke anak secara genetik), terjadi ketika tubuh tidak bisa memproduksi cukup protein yang disebut hemoglobin (Hb), bagian penting dari sel darah merah.

Ketika Hb terlalu rendah, sel darah merah dalam tubuh tidak berfungsi dengan baik dan tidak bisa bertahan lama. Artinya, hanya sedikit sel darah merah yang mengarungi aliran darah.

Sel darah merah berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Oksigen adalah semacam makanan yang dibutuhkan sel untuk bertumbuh. Artinya, saat sel darah merah sehat tidak cukup, oksigen untuk setiap sel tubuh juga tidak cukup.

Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang mudah lelah, merasa lemah, atau sesak napas. Kondisi inilah yang disebut anemia.

Orang dengan masalah thalassemia sangat mungkin mengalami anemia, baik ringan maupun berat. Orang tua mungkin mengalami masalah thalassemia minor yang tidak disadari.

Nah jika tidak tidak dilakukan tes dan pasangan memutuskan memiliki anak, besar kemungkinan penyakit ini akan menurun kepada anak menjadi thalassemia mayor yang berbahaya.

Pertanda dan gejala thalassemia

Gejala thalassemia mungkin berbeda-beda, tergantung tipe thalassemia yang diderita. Untuk bayi, gejala thalassemia mungkin baru terlihat di usia 6 bulan pada kasus beta thalassemia dan beberapa jenis alpha thalassemia.

Gejala umum meliputi:

  • Tubuh lemah
  • Kelelahan
  • Kulit pucat
  • Mengantuk
  • Pertumbuhan lambat
  • Sesak napas
  • Kram kaki
  • Penyakit kuning

Komplikasinya meliputi:

  • Risiko infeksi yang lebih besar
  • Kelebihan zat besi
  • Pembesaran limpa
  • Disfungsi organ

Screening untuk thalassemia

Bagi pasangan yang ingin menikah, penting melakukan tes kesehatan pra nikah untuk mengetahui kemungkinan penyakit thalassemia. Anda sebaiknya menempuh tes ini jika:

  • Memiliki riwayat thalassemia dalam keluarga sendiri atau keluarga pasangan
  • Setiap pasangan yang ingin menikah harus menempuh pemeriksaan pranikah menyeluruh, termasuk tes thalassemia
  • Screening dilakukan pada masa kehamilan (10-12 bulan) jika kedua orang tua memiliki thalassemia minor

Tes kesehatan pra nikah lainnya

Tentu tes darah thalassemia bukanlah satu-satunya tes dalam rangkaian pemeriksaan kesehatan pranikah. Ada beberapa tes yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia, di antaranya:

  • Pemeriksaan darah
  • Tes golongan darah dan rhesus
  • Deteksi Hepatitis B
  • Pemeriksaan HIV/AIDS
  • Tes urine lengkap
  • Tes gula darah
  • Tes TORCH

Demikian pentingnya melakukan tes kesehatan pra nikah bagi calon mempelai, khususnya untuk mencegah penurunan thalassemia. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *